Dinkes Sampang Pastikan Isu Super Flu Tak Berbahaya, Warga Diminta Tak Panik

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG | Menyebarnya informasi terkait keberadaan penyakit yang disebut Super Flu mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Sampang. Namun, masyarakat diminta tidak panik karena penyakit tersebut dinilai bukan ancaman serius.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes KB Sampang, Syamsul Hidayat, menjelaskan bahwa Super Flu merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan berkaitan dengan faktor cuaca, terutama pada masa peralihan musim atau pancaroba.

“Biasanya muncul saat pergantian musim kemarau ke musim hujan atau ketika terjadi cuaca ekstrem,” ujar Syamsul, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, kasus flu yang muncul di Sampang masih tergolong penyakit umum yang kerap dialami masyarakat akibat menurunnya daya tahan tubuh dan pengaruh lingkungan.

“Ini bukan penyakit berbahaya. Flu biasa yang sering terjadi,” tegasnya.

Syamsul menambahkan, hingga saat ini belum ditemukan kasus Super Flu di Kabupaten Sampang. Meski demikian, Dinkes KB bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur masih melakukan pemantauan dan kajian lebih lanjut.

“Informasi yang kami terima, di Jawa Timur terdapat 23 kasus dari total 62 kasus yang tercatat secara nasional,” ungkapnya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes KB Sampang telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan (faskes) untuk tetap waspada dan aktif menyosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat.

“Sambil menunggu surat resmi dari provinsi, sosialisasi kesehatan terus kami jalankan,” katanya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya serta tetap menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan tubuh.

“Masyarakat tidak perlu panik. Yang terpenting jaga kebersihan, pola hidup sehat, dan daya tahan tubuh,” pungkas Syamsul.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Hadirkan Dokter Spesialis Anak Baru, Perkuat Layanan Kesehatan Anak
Gerak Cepat di Bangkalan, Puskesmas Burneh Turun Langsung Lawan TBC
Dinkes Sampang Genjot Program “Desaku Asik”, Perangi Stigma dan Kejar Eliminasi Kusta 2030
Kasus Campak di Sampang Capai 90, Dinkes Soroti Rendahnya Imunisasi
RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Gelar Forum Komunikasi Publik untuk Evaluasi Layanan Kesehatan
Bupati Sampang Hadiri Peringatan Hari Kusta Sedunia 2026 di Kemenkes RI
SPPG Bertambah, IDI Pertanyakan Pengawasan MBG di Bangkalan
Sampang Cetak Sejarah, UHC Award Utama Nasional Diraih dengan Kepesertaan JKN 101 Persen

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:48 WIB

RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Hadirkan Dokter Spesialis Anak Baru, Perkuat Layanan Kesehatan Anak

Rabu, 29 April 2026 - 19:27 WIB

Gerak Cepat di Bangkalan, Puskesmas Burneh Turun Langsung Lawan TBC

Minggu, 19 April 2026 - 06:04 WIB

Dinkes Sampang Genjot Program “Desaku Asik”, Perangi Stigma dan Kejar Eliminasi Kusta 2030

Rabu, 8 April 2026 - 12:12 WIB

Kasus Campak di Sampang Capai 90, Dinkes Soroti Rendahnya Imunisasi

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:54 WIB

RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Gelar Forum Komunikasi Publik untuk Evaluasi Layanan Kesehatan

Berita Terbaru