Harga Cabai Meledak, Pasar Murah Bangkalan Malah Tanpa Cabai

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Di saat harga cabai rawit meroket dan dikeluhkan warga, Gerakan Pasar Murah yang digelar Pemkab Bangkalan di depan Pendopo Agung justru tak menyediakan komoditas tersebut. Program yang diklaim untuk menekan lonjakan harga jelang Ramadhan itu dinilai tak menyentuh kebutuhan paling mendesak masyarakat.

Pantauan di lokasi, pasar murah yang diselenggarakan pemerintah daerah dan melibatkan Dinas Peternakan tersebut terlihat lengang. Sejumlah bahan pokok seperti beras, minyak goreng, daging ayam, dan daging sapi tersedia. Namun cabai rawit, cabai merah, dan tomat—yang sedang melonjak tajam—tidak tampak dijual.

Kondisi ini langsung menuai kritik dari pengunjung.

“Cabai itu kebutuhan dapur utama. Harganya lagi tinggi, tapi di pasar murah malah tidak ada. Ini terkesan setengah-setengah,” ujar Rosadi, Jumat (20/02/2026).

Program Pengendali Harga, Tapi Komoditas Kritis Absen

Gerakan pasar murah dijadwalkan digelar lima kali sebelum dan selama Ramadhan sebagai upaya mengantisipasi kenaikan harga saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Namun tanpa komoditas strategis seperti cabai, efektivitas program tersebut dipertanyakan.

Alih-alih menjadi solusi, pasar murah justru dinilai gagal membaca prioritas kebutuhan warga.

Sepinya pengunjung pun menjadi sinyal bahwa daya tarik pasar murah melemah ketika komoditas yang diburu masyarakat tidak tersedia.

Alasan Koordinasi, Publik Tuntut Solusi

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Bangkalan, Qory Yuniastuti, menyebut pihaknya telah mengundang distributor untuk berpartisipasi, namun mengalami kendala komunikasi.

“Akan kami evaluasi. Tadi ada tujuh distributor, dan memang cukup sulit menghubungi sebagian pihak,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah tidak bisa memaksa distributor untuk ikut serta, meskipun pasar murah merupakan keinginan Bupati Bangkalan.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Usaha Dinas Peternakan Bangkalan, Eti Nandari, menegaskan bahwa cabai bukan ranah instansinya.

“Kami Dinas Peternakan hanya menangani daging dan olahannya. Cabai itu di bawah Dinas Pertanian,” katanya singkat.

Pernyataan tersebut justru menguatkan kesan lemahnya koordinasi lintas OPD dalam program yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

Di tengah lonjakan harga cabai yang membebani dapur rumah tangga, publik menunggu langkah konkret, bukan sekadar pembagian kewenangan. Jika pasar murah tak mampu menghadirkan komoditas paling krusial, maka wajar bila masyarakat mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam mengendalikan harga jelang Ramadhan.(*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulhas Tinjau PT Garam Camplong Sampang, Pastikan Stok Aman dan Siapkan Modernisasi Produksi
Pasar Murah Bangkalan Digerakkan Lewat Instruksi, Publik Dipaksa Ramai?
Bulog Madura dan Forkopimda Sidak Pasar KLD Bangkalan, Pastikan Stok Aman dan Harga Terkendali Selama Ramadan
Harga Cabai Rawit di Sampang Tembus Rp105 Ribu per Kg di Awal Ramadan 1447 H
Antisipasi Penimbunan, Polisi dan Bapanas Sisir Pasar Tradisional Sampang
Jelang Ramadan 1447 H, Satgas Pangan Polres Sampang Pastikan Stok Bahan Pokok Aman
Festival Bazar UMKM Hidupkan Pasar Margalela, 40 Pelaku Usaha Ramaikan Sampang Selama 15 Hari
SPPG di Bangkalan Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:20 WIB

Zulhas Tinjau PT Garam Camplong Sampang, Pastikan Stok Aman dan Siapkan Modernisasi Produksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:14 WIB

Pasar Murah Bangkalan Digerakkan Lewat Instruksi, Publik Dipaksa Ramai?

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:28 WIB

Bulog Madura dan Forkopimda Sidak Pasar KLD Bangkalan, Pastikan Stok Aman dan Harga Terkendali Selama Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:48 WIB

Harga Cabai Rawit di Sampang Tembus Rp105 Ribu per Kg di Awal Ramadan 1447 H

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:24 WIB

Harga Cabai Meledak, Pasar Murah Bangkalan Malah Tanpa Cabai

Berita Terbaru