Kasus Narkoba di Sampang Meningkat Tajam, 147 Perkara Terungkap Sepanjang 2025

Selasa, 30 Desember 2025 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG | Kepolisian Resor (Polres) Sampang menyoroti tren peningkatan signifikan pengungkapan kasus tindak pidana narkoba sepanjang tahun 2025. Tercatat, sejak Januari hingga Desember 2025, sebanyak 147 kasus narkoba berhasil diungkap, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 124 kasus.

Kapolres Sampang AKBP Hartono menjelaskan, dari ratusan kasus tersebut, polisi mengamankan sedikitnya 174 tersangka, yang mayoritas merupakan laki-laki. Dari jumlah itu, 18 orang tercatat sebagai residivis kasus narkotika.

“Mayoritas pelaku berasal dari kelompok usia produktif, yakni 17 hingga 35 tahun, dengan latar belakang pekerjaan sebagai wiraswasta dan karyawan swasta,” ungkap AKBP Hartono dalam Konferensi Pers, Senin (29/12/2025).

Lebih lanjut, AKBP Hartono menyebutkan bahwa dari total tersangka, 144 orang berperan sebagai pengedar, sementara 30 lainnya merupakan pemakai yang kini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.

Tak hanya jumlah kasus dan tersangka yang meningkat, penyitaan barang bukti juga melonjak tajam. Polisi berhasil mengamankan sabu seberat 2.017,29 gram, serta ribuan butir obat keras berbahaya (okerbaya) dari berbagai pengungkapan kasus.

“Hingga akhir tahun, sebanyak 128 perkara telah dinyatakan lengkap atau P21,” jelasnya.

Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup atau denda hingga Rp10 miliar.

Kecelakaan Turun, Fatalitas Justru Naik

Selain narkoba, Polres Sampang juga memaparkan kinerja di sektor lalu lintas. Sepanjang 2025, jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat menurun 14 persen, dari tahun sebelumnya menjadi 223 kejadian. Namun ironisnya, angka korban meninggal dunia justru meningkat 21 persen, dengan total 92 jiwa.

“Pelanggaran lalu lintas juga mengalami lonjakan signifikan. Jumlah tilang naik 36 persen menjadi 6.817 kasus, sementara tindakan teguran melonjak hingga 75 persen,” kata AKBP Hartono.

Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi

Menutup paparannya, AKBP Hartono berharap sinergitas antara kepolisian, awak media, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat demi menciptakan wilayah yang aman dan tertib.

“Melalui keterbukaan informasi ini, kami mengajak masyarakat untuk lebih proaktif menjaga lingkungan dari ancaman narkoba dan berbagai bentuk pelanggaran hukum,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ABK Kapal yang Hilang di Perairan Surabaya Ditemukan Meninggal di Pesisir Bangkalan
Korlantas Permudah Urus STNK Tanpa KTP Lama, Tapi Tenggat Balik Nama 2027 Tak Bisa Dihindari
Anak Tiri Habisi Ibu Muda di Blega, Cemburu Dugaan Perselingkuhan Berujung Maut
BEJAT! Guru Ngaji di Pamekasan Tega “Gilir” Dua Bocah Selama 5 Tahun: Modus Cabul hingga Paksa Bersetubuh!
Nyalip di Tikungan, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Pikap di Sampang
Kronologi Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur di Kepulauan Kangean, Sumenep
Ngantuk di Jalan, Perjalanan Malam Berujung Duka di Bangkalan
Satlantas Polres Bangkalan Tindak Truk Parkir Sembarangan di Depan Stadion Kerapan Sapi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WIB

ABK Kapal yang Hilang di Perairan Surabaya Ditemukan Meninggal di Pesisir Bangkalan

Selasa, 28 April 2026 - 08:10 WIB

Korlantas Permudah Urus STNK Tanpa KTP Lama, Tapi Tenggat Balik Nama 2027 Tak Bisa Dihindari

Jumat, 24 April 2026 - 21:06 WIB

Anak Tiri Habisi Ibu Muda di Blega, Cemburu Dugaan Perselingkuhan Berujung Maut

Kamis, 23 April 2026 - 08:54 WIB

BEJAT! Guru Ngaji di Pamekasan Tega “Gilir” Dua Bocah Selama 5 Tahun: Modus Cabul hingga Paksa Bersetubuh!

Kamis, 16 April 2026 - 16:41 WIB

Nyalip di Tikungan, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Pikap di Sampang

Berita Terbaru