SPPG di Bangkalan Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN | Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan mulai menunjukkan dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Sejumlah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memprioritaskan perekrutan warga setempat serta penggunaan hasil pertanian lokal sebagai bahan baku.

Salah satunya SPPG Arok di Desa Arok, Kecamatan Burneh. Meski hanya memproduksi sekitar 1.500 porsi MBG per hari, dapur yang berada di bawah naungan Yayasan Laili Izzatul Faiqoh itu mampu menyerap 30 tenaga kerja lokal yang seluruhnya berasal dari desa setempat.

SPPG Arok menjadi satu-satunya dapur MBG di Desa Arok dan melengkapi puluhan unit SPPG lain yang telah beroperasi di 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan.

Pemilik SPPG Arok, Subaidi, mengatakan pihaknya sejak awal berkomitmen tidak merekrut tenaga kerja dari luar desa. Kebijakan itu diambil untuk membuka lapangan pekerjaan dan mendorong perputaran ekonomi warga.

“Kami ingin keberadaan SPPG ini bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Arok. Walaupun produksinya masih 1.500 porsi, setidaknya bisa membantu pendapatan warga,” kata Subaidi.

Selain menyerap tenaga kerja lokal, SPPG Arok juga memprioritaskan penggunaan hasil bumi warga setempat sebagai pasokan utama bahan pangan. Desa Arok dikenal sebagai penghasil beras dan kacang panjang dengan kualitas yang baik.

“Sebisa mungkin kami mengakomodasi produk lokal, tentu tetap menyesuaikan standar operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN),” ujarnya.

Model pengelolaan SPPG yang mengedepankan keterlibatan warga dan potensi desa ini diharapkan dapat memperkuat dampak sosial program MBG, tidak hanya dari sisi pemenuhan gizi, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat.(*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulhas Tinjau PT Garam Camplong Sampang, Pastikan Stok Aman dan Siapkan Modernisasi Produksi
Pasar Murah Bangkalan Digerakkan Lewat Instruksi, Publik Dipaksa Ramai?
Bulog Madura dan Forkopimda Sidak Pasar KLD Bangkalan, Pastikan Stok Aman dan Harga Terkendali Selama Ramadan
Harga Cabai Rawit di Sampang Tembus Rp105 Ribu per Kg di Awal Ramadan 1447 H
Harga Cabai Meledak, Pasar Murah Bangkalan Malah Tanpa Cabai
Antisipasi Penimbunan, Polisi dan Bapanas Sisir Pasar Tradisional Sampang
Jelang Ramadan 1447 H, Satgas Pangan Polres Sampang Pastikan Stok Bahan Pokok Aman
Festival Bazar UMKM Hidupkan Pasar Margalela, 40 Pelaku Usaha Ramaikan Sampang Selama 15 Hari

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:20 WIB

Zulhas Tinjau PT Garam Camplong Sampang, Pastikan Stok Aman dan Siapkan Modernisasi Produksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:14 WIB

Pasar Murah Bangkalan Digerakkan Lewat Instruksi, Publik Dipaksa Ramai?

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:28 WIB

Bulog Madura dan Forkopimda Sidak Pasar KLD Bangkalan, Pastikan Stok Aman dan Harga Terkendali Selama Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:48 WIB

Harga Cabai Rawit di Sampang Tembus Rp105 Ribu per Kg di Awal Ramadan 1447 H

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:24 WIB

Harga Cabai Meledak, Pasar Murah Bangkalan Malah Tanpa Cabai

Berita Terbaru