Harga Cabai Rawit di Sampang Tembus Rp105 Ribu per Kg di Awal Ramadan 1447 H

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas jual beli cabai rawit di Pasar Srimangunan, Sampang, Sabtu (21/2/2026). Harga cabai rawit melonjak hingga Rp105 ribu per kilogram pada awal Ramadan 1447 H akibat tingginya permintaan dan pasokan yang menipis.

Aktivitas jual beli cabai rawit di Pasar Srimangunan, Sampang, Sabtu (21/2/2026). Harga cabai rawit melonjak hingga Rp105 ribu per kilogram pada awal Ramadan 1447 H akibat tingginya permintaan dan pasokan yang menipis.

SAMPANG – Memasuki awal Ramadan 1447 Hijriah, harga komoditas pangan di Kabupaten Sampang mengalami kenaikan signifikan. Lonjakan paling tinggi terjadi pada cabai rawit yang kini menembus Rp105 ribu per kilogram di Pasar Srimangunan.

Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional, harga cabai rawit saat ini berkisar antara Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram. Namun di Pasar Srimangunan, harga tercatat lebih tinggi, mencapai Rp105 ribu per kilogram.

Salah satu pembeli, Ningsih, mengaku terkejut dengan lonjakan harga tersebut.

“Saya membeli cabai rawit 105 ribu rupiah per kilogram,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).

Menurutnya, kenaikan harga terjadi begitu cepat saat memasuki awal Ramadan.

“Kenaikannya sangat terasa dan membuat kami kaget,” terangnya.

Sementara itu, Staf Bidang Perdagangan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang, Imam Sufriady, membenarkan adanya lonjakan harga pada komoditas cabai.

“Kenaikan paling menonjol memang terjadi pada komoditas cabai,” jelasnya.

Ia menyebut, kenaikan harga dipicu oleh meningkatnya permintaan selama Ramadan serta menipisnya stok di pasaran. Selain itu, pasokan dari sejumlah daerah penghasil disebut terdampak faktor cuaca.

“Pasokan dari daerah penghasil terdampak cuaca,” ucapnya.

Imam memastikan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan harga bahan pokok di pasaran guna mengantisipasi lonjakan lebih lanjut.

“Kami mengimbau masyarakat berbelanja bijak dan tidak menimbun,” singkatnya.(*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desak Penegakan Perda, PMII Pamekasan Minta Satpol PP Sanksi Karaoke dan Penginapan Nakal
AJG Demo Kantor Wabup Pamekasan, Desak Evaluasi Total Program MBG dan SPPG
Ratusan Warga Bangkalan Padati Pasar Murah, Beras dan Minyak Goreng Ludes Diburu
Sulap Pekarangan Kantor Jadi Kebun Melon, DP2KP Bangkalan Kenalkan Urban Farming kepada Masyarakat
PC PMII Bangkalan Soroti Kebijakan Syarat Lunas PBB-P2 untuk Layanan Publik, Dinilai Cacat Tata Kelola
Aksi Besar Dukung MBG di Sampang, DPRD Didesak Pastikan Program Tetap Berjalan
Zulhas Tinjau PT Garam Camplong Sampang, Pastikan Stok Aman dan Siapkan Modernisasi Produksi
Pasar Murah Bangkalan Digerakkan Lewat Instruksi, Publik Dipaksa Ramai?

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Desak Penegakan Perda, PMII Pamekasan Minta Satpol PP Sanksi Karaoke dan Penginapan Nakal

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:37 WIB

AJG Demo Kantor Wabup Pamekasan, Desak Evaluasi Total Program MBG dan SPPG

Senin, 6 Juli 2026 - 15:33 WIB

Ratusan Warga Bangkalan Padati Pasar Murah, Beras dan Minyak Goreng Ludes Diburu

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:29 WIB

Sulap Pekarangan Kantor Jadi Kebun Melon, DP2KP Bangkalan Kenalkan Urban Farming kepada Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:28 WIB

PC PMII Bangkalan Soroti Kebijakan Syarat Lunas PBB-P2 untuk Layanan Publik, Dinilai Cacat Tata Kelola

Berita Terbaru

Ketua Senat INSYA Bangkalan, KH. Muhammad Nasih Aschal atau Ra Nasih, memberikan sambutan sebelum laga final Insya Volley Cup 2026 antara PBV Sumenep dan PBV Handoko Jaya Bangkalan dimulai di Lapangan Voli INSYA Bangkalan.

Olahraga

Ra Nasih Ingin INSYA Volley Cup Melahirkan Atlet Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:32 WIB