EJABERITA.CO | Bangkalan – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Bancaran, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Minggu (5/4/2026) malam. Insiden ini melibatkan mobil pikap dan truk tronton yang terparkir di bahu jalan. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa tragis ini diduga dipicu oleh sopir pikap yang mengantuk hingga kehilangan kendali. Mobil pikap jenis L300 bernopol M 8816 HA melaju dari arah utara ke selatan sebelum akhirnya menghantam bagian belakang truk tronton bernopol DB 8712 LE yang sedang berhenti.
Pikap tersebut dikemudikan oleh HM, warga Kecamatan Sepulu, Bangkalan, dan membawa empat penumpang, terdiri dari dua perempuan serta dua anak-anak. Kendaraan itu diketahui mengangkut muatan ikan lele.
Akibat benturan keras, seorang penumpang perempuan berinisial HJ yang duduk di kursi depan kiri meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara empat korban lainnya langsung dilarikan ke RSUD Bangkalan untuk mendapatkan perawatan medis.
Sopir truk tronton, Irfan, warga Probolinggo, mengaku saat itu sengaja menepi untuk beristirahat setelah perjalanan jauh.
“Saya mengantuk, rencananya mau bergantian sopir sekalian mengecek ban. Pas sudah siap jalan lagi, tiba-tiba ditabrak dari belakang,” ujarnya.
Benturan keras membuat bagian depan mobil pikap ringsek parah. Warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas langsung memberikan pertolongan dengan mengevakuasi korban yang masih selamat.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi, termasuk mengeluarkan satu korban yang sempat terjepit di dalam kabin. Namun, korban tersebut dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Untuk mengurai kemacetan, polisi bersama warga mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan ke tepi jalan.
Saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan menjadwalkan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.(*)
Editor : Arfa
















