Tak Sanggup Urus Akreditasi, 30 PAUD di Sampang Ditutup

Kamis, 18 Desember 2025 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Kamis (18/12/2025). Disdik Sampang menertibkan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui program AKSI PAUD, dengan menutup 30 lembaga yang dinyatakan tidak sanggup memenuhi persyaratan akreditasi dan administrasi guna menjamin mutu layanan pendidikan anak usia dini.

Suasana Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Kamis (18/12/2025). Disdik Sampang menertibkan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui program AKSI PAUD, dengan menutup 30 lembaga yang dinyatakan tidak sanggup memenuhi persyaratan akreditasi dan administrasi guna menjamin mutu layanan pendidikan anak usia dini.

SAMPANG |  Sebanyak 30 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Sampang resmi ditutup setelah dinyatakan tidak sanggup memenuhi persyaratan akreditasi lembaga serta tidak tertib administrasi.

Penertiban tersebut dilakukan setelah Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang meluncurkan inovasi “Sampang Tuntas Akreditasi Pendidikan Anak Usia Dini” (AKSI PAUD) yang diinisiasi oleh Kepala Bidang PAUD dan PNFI Disdik Sampang, Dewi Trisna.

Program AKSI PAUD bertujuan memastikan seluruh layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sampang memiliki standar mutu yang terjamin bagi masyarakat. Berdasarkan data Disdik Sampang, dari total 994 lembaga PAUD, sebanyak 704 lembaga telah terakreditasi, sementara 260 lembaga lainnya masih dalam proses akreditasi.

“Sementara 30 lembaga terpaksa kami tutup karena pengelolanya menyerah dan menyatakan tidak sanggup mengurus akreditasi,” ujar Dewi Trisna, Kamis (18/12/2025).

Dijelaskan bahwa selama ini akreditasi kerap dianggap sebagai momok yang menakutkan, rumit, dan berbiaya tinggi oleh pengelola lembaga. Padahal, seluruh proses akreditasi kini telah berbasis digital dan tidak dipungut biaya (gratis).

“Kami ingin mengubah pola pikir lama. Akreditasi bukan untuk mempersulit, melainkan potret kelayakan sebuah lembaga dalam memberikan layanan pendidikan yang bermutu,” tegasnya.

Disdik Sampang menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada lembaga PAUD yang tetap enggan mengurus akreditasi pada tahun 2025. Konsekuensinya, pencairan insentif guru dapat ditangguhkan hingga penonaktifan lembaga sesuai regulasi Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah (BAN PDM).

Inovasi AKSI PAUD juga telah mendapatkan penghargaan serta undangan khusus dari BAN PDM Jawa Timur untuk memaparkan praktik baik (best practice) penguatan kelembagaan PAUD secara masif di Kabupaten Sampang.

“Sejak 2023 kami sudah memberikan pemahaman secara persuasif. Namun masih ada yang mencari celah. Tahun 2025 ini menjadi momentum penuntasan demi masa depan pendidikan anak-anak di Sampang,” tandas Dewi Trisna.

 
Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Pendidikan Bermutu Lahir dari Kepedulian dan Kebersamaan
UTM Gelar Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua
Dari Kampus untuk Rakyat: Empat Guru Besar UTM Bawa Solusi Nyata bagi Madura
Joki UTBK 2026 Terbongkar di Surabaya, Modus Manipulasi Identitas Terungkap
Kartini Bukan Sekadar Seremonial, Ketua Komisi I DPRD Sampang Ajak Perempuan Berani Berpikir dan Bersuara
Fajar Hidayatullah Kembali Pimpin STKIP PGRI Bangkalan 2026–2030, Babak Baru Transformasi Kampus Dimulai
Try Out UTBK SNBT Se-Madura di SMAN 1 Sampang, 37 Siswa Asah Mental dan Strategi Tembus PTN
Pererat Silaturahmi, Guru Se-Kecamatan Burneh Gelar Halal Bihalal Usai Vakum Bertahun-Tahun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:39 WIB

Hardiknas 2026: Pendidikan Bermutu Lahir dari Kepedulian dan Kebersamaan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:22 WIB

UTM Gelar Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua

Kamis, 23 April 2026 - 02:01 WIB

Dari Kampus untuk Rakyat: Empat Guru Besar UTM Bawa Solusi Nyata bagi Madura

Rabu, 22 April 2026 - 06:48 WIB

Joki UTBK 2026 Terbongkar di Surabaya, Modus Manipulasi Identitas Terungkap

Selasa, 21 April 2026 - 20:01 WIB

Kartini Bukan Sekadar Seremonial, Ketua Komisi I DPRD Sampang Ajak Perempuan Berani Berpikir dan Bersuara

Berita Terbaru