Viral Tanpa KBM, SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terancam Ditutup Permanen

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, memberikan keterangan kepada awak media terkait polemik SDN Batuporo Timur 1, Kecamatan Kedungdung, yang terancam ditutup permanen setelah terungkap tidak adanya aktivitas kegiatan belajar mengajar dan dugaan data ganda siswa.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, memberikan keterangan kepada awak media terkait polemik SDN Batuporo Timur 1, Kecamatan Kedungdung, yang terancam ditutup permanen setelah terungkap tidak adanya aktivitas kegiatan belajar mengajar dan dugaan data ganda siswa.

SAMPANG | Sekolah Dasar Negeri (SDN) Batuporo Timur 1, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, terancam gulung tikar setelah viral di media sosial karena tidak adanya kegiatan belajar mengajar (KBM). Kondisi tersebut memantik reaksi keras dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Sampang, Nor Alam, mengaku kecewa setelah memanggil kepala sekolah dan seluruh tenaga pendidik SDN Batuporo Timur 1. Dari hasil klarifikasi, terungkap sejumlah kejanggalan serius dalam pengelolaan sekolah tersebut.

“Faktanya, siswa hanya masuk sekolah satu hari dalam seminggu, yakni setiap hari Jumat,” ujar Nor Alam, Kamis (22/1/2026).

Ironisnya, pada hari-hari selain Jumat, para siswa justru mengikuti kegiatan belajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) swasta yang lokasinya berada tak jauh dari gedung SDN Batuporo Timur 1. Praktik ini diduga merupakan kelanjutan pola belajar tidak normal sejak masa pandemi Covid-19.

“Ini pola pascapandemi yang tidak pernah dibenahi. Saat pandemi siswa tidak masuk, lalu setelah pandemi berakhir mereka justru melanjutkan sekolah di MI,” ungkapnya.

Meski secara faktual sekolah nyaris tanpa murid, data administrasi kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) siswa masih tercatat resmi di SD tersebut. Kondisi ini membuat data Dapodik tetap terlihat valid.

“Ini yang membuat data administrasi tetap jalan, meski di lapangan sekolahnya kosong,” tegas Nor Alam.

Ia juga menyoroti penggunaan Smart Panel, fasilitas bantuan pemerintah, yang justru dipakai untuk memutar musik dangdut. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk penyalahgunaan sarana pendidikan.

“Saya tegaskan, alat itu fungsinya menunjang proses belajar mengajar, bukan untuk hiburan pribadi,” katanya.

Lebih ironis lagi, terdapat tujuh orang guru yang tercatat hadir setiap hari meski tidak ada aktivitas pembelajaran.

“Memang ada tujuh guru yang datang untuk bersih-bersih, tapi proses belajar mengajar memang tidak ada. Ini ironi besar dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Terkait penggunaan listrik yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Nor Alam menegaskan tanggung jawab sepenuhnya berada di pihak sekolah.

“Soal anggaran listrik dari dana BOS, mereka yang lebih tahu digunakan untuk apa saja ketika murid tidak ada,” ucapnya.

Disdik Sampang memastikan akan melakukan koordinasi lintas instansi, termasuk dengan Kementerian Agama, untuk menelusuri dugaan data ganda siswa antara SD dan MI.

“Jika nanti terbukti ada data ganda dan orang tua memang lebih memilih MI, maka keputusannya jelas: SDN Batuporo Timur 1 siap kami tutup secara permanen,” tegasnya.

Nor Alam juga memastikan telah menyiapkan skema pascapenutupan agar anggaran negara tidak terus terbuang sia-sia.

“Jika ditutup, seluruh guru akan kami distribusikan ke sekolah lain yang masih kekurangan tenaga pendidik,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfud, menyatakan akan memanggil Dinas Pendidikan untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

“Kalau memang tidak ada aktivitas KBM, bubarkan saja sekolah itu. Distribusi MBG dialihkan ke sekolah lain agar negara tidak membayar orang yang hanya duduk-duduk tanpa manfaat,” tandasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Pendidikan Bermutu Lahir dari Kepedulian dan Kebersamaan
UTM Gelar Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua
Dari Kampus untuk Rakyat: Empat Guru Besar UTM Bawa Solusi Nyata bagi Madura
Joki UTBK 2026 Terbongkar di Surabaya, Modus Manipulasi Identitas Terungkap
Kartini Bukan Sekadar Seremonial, Ketua Komisi I DPRD Sampang Ajak Perempuan Berani Berpikir dan Bersuara
Fajar Hidayatullah Kembali Pimpin STKIP PGRI Bangkalan 2026–2030, Babak Baru Transformasi Kampus Dimulai
Try Out UTBK SNBT Se-Madura di SMAN 1 Sampang, 37 Siswa Asah Mental dan Strategi Tembus PTN
Pererat Silaturahmi, Guru Se-Kecamatan Burneh Gelar Halal Bihalal Usai Vakum Bertahun-Tahun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:39 WIB

Hardiknas 2026: Pendidikan Bermutu Lahir dari Kepedulian dan Kebersamaan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:22 WIB

UTM Gelar Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua

Kamis, 23 April 2026 - 02:01 WIB

Dari Kampus untuk Rakyat: Empat Guru Besar UTM Bawa Solusi Nyata bagi Madura

Rabu, 22 April 2026 - 06:48 WIB

Joki UTBK 2026 Terbongkar di Surabaya, Modus Manipulasi Identitas Terungkap

Selasa, 21 April 2026 - 20:01 WIB

Kartini Bukan Sekadar Seremonial, Ketua Komisi I DPRD Sampang Ajak Perempuan Berani Berpikir dan Bersuara

Berita Terbaru