Jerit Minta Tolong di Sungai Torjun Sampang, Balita 4 Tahun Tak Terselamatkan

Senin, 16 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian bersama warga menunjukkan lokasi kubangan Sungai Torjun di Dusun Cangginih, Desa Bringin Nunggal, Kecamatan Torjun, Sampang, tempat dua balita dilaporkan tenggelam, Minggu (15/2/2026) sore.

Petugas kepolisian bersama warga menunjukkan lokasi kubangan Sungai Torjun di Dusun Cangginih, Desa Bringin Nunggal, Kecamatan Torjun, Sampang, tempat dua balita dilaporkan tenggelam, Minggu (15/2/2026) sore.

EJABERITA.CO | Sampang – Suasana Dusun Cangginih, Desa Bringin Nunggal, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, mendadak berubah pilu pada Minggu (15/2/2026) sore. Jerit minta tolong di tepi sungai menjadi pertanda tragedi yang merenggut nyawa seorang balita.

Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Dua balita, Lia Atika Sari (4) dan Ayu Aira Kira (2,5), dilaporkan tenggelam di kubangan sungai setempat.

Menurut keterangan Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, kejadian bermula saat seorang warga hendak mandi di kubangan sungai. Ia mendapati dua anak kecil dalam kondisi tenggelam.

“Warga tersebut langsung berteriak meminta tolong,” ujar AKP Eko, Senin (16/2/2026).

Teriakan itu mengundang perhatian warga lain yang berada tak jauh dari lokasi. Mereka bergegas turun tangan, mengangkat kedua balita dari dalam kubangan dan mengevakuasinya ke pinggir sungai.

Kedua korban kemudian dibawa keluarga bersama warga ke Puskesmas Torjun untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun setelah pemeriksaan, Lia Atika Sari dinyatakan telah meninggal dunia. Sementara Ayu Aira Kira masih dalam kondisi sadar.

“Di Puskesmas Torjun, kakek korban meminta agar kedua balita dirujuk ke RSUD Sampang,” jelasnya.

Atas peristiwa tersebut, pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah. Orang tua korban juga menyatakan tidak akan menempuh jalur hukum dan telah membuat surat pernyataan karena peristiwa itu dinilai murni kecelakaan.

Tragedi ini menjadi pengingat bagi orang tua agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat berada di sekitar sungai atau kubangan air yang berpotensi membahayakan.(*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Dipicu Tolak Pungli, Penjaga Loket Terminal Bangkalan Dipukul Preman hingga Benjol
Teror Curanmor di Sampang Terkuak, Polisi Ringkus 17 Tersangka dari Berbagai Kecamatan
Komplotan Curanmor di Bangkalan Dibekuk Saat Bersembunyi di Geger, Satu Pelaku Masuk DPO
Pria Asal Batam Tertangkap Bobol Kotak Amal Masjid di Bangkalan, Mendadak Linglung Saat Diamankan
Jejak Kasus Penyekapan di Bangkalan Terkuak, Saksi yang Sempat Mangkir Diamankan di Jalan
Tidur Pulas di Persembunyian, Buron Maling Sapi Bangkalan Bangun-Bangun Diborgol Polisi
Sidang Dugaan Kredit Fiktif BRI Sumenep, Istri Korban Ngaku Diminta Bilang “Iya” Saat Ditelepon Bank
Misteri Motor Terlantar di Jembatan Suramadu Terkuak, Wanita Asal Sidoarjo Ditemukan Tewas di Perairan Kamal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:36 WIB

Diduga Dipicu Tolak Pungli, Penjaga Loket Terminal Bangkalan Dipukul Preman hingga Benjol

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:45 WIB

Teror Curanmor di Sampang Terkuak, Polisi Ringkus 17 Tersangka dari Berbagai Kecamatan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:41 WIB

Pria Asal Batam Tertangkap Bobol Kotak Amal Masjid di Bangkalan, Mendadak Linglung Saat Diamankan

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Jejak Kasus Penyekapan di Bangkalan Terkuak, Saksi yang Sempat Mangkir Diamankan di Jalan

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:40 WIB

Tidur Pulas di Persembunyian, Buron Maling Sapi Bangkalan Bangun-Bangun Diborgol Polisi

Berita Terbaru