Indepth

Kriminalitas Bangkalan Naik, Curanmor Mendominasi Sepanjang 2025

BANGKALAN | Sepanjang tahun 2025, tingkat kriminalitas di Kabupaten Bangkalan mengalami peningkatan. Satuan Reserse Kriminal Polres Bangkalan mencatat 236 tindak pidana dengan 271 tersangka, naik dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 203 kasus dengan 237 tersangka.

Berdasarkan data Humas Polres Bangkalan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan paling dominan, yakni 47 perkara dengan 47 tersangka. Disusul pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 45 kasus dengan 40 tersangka.

Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono mengatakan, selain kasus pencurian, terdapat pula 26 kasus penyalahgunaan senjata tajam dengan jumlah tersangka yang sama. Secara persentase, pengungkapan tindak pidana pada 2025 meningkat 16 persen, sementara jumlah pelaku naik 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Hendro, peningkatan kriminalitas tersebut diimbangi dengan kinerja Satreskrim yang berhasil mengungkap seluruh kasus sepanjang 2025, termasuk empat kasus pembunuhan.

“Seluruh kasus pembunuhan yang terjadi selama tahun 2025 berhasil kami ungkap,” ujar Hendro dalam konferensi pers akhir tahun di Mapolres Bangkalan, Senin (29/12/2025).

Polres Bangkalan juga mengembalikan 23 barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap kepada pemiliknya, didominasi kendaraan bermotor dan satu unit mobil pikap.

Dari total perkara yang ditangani, polisi mencatat 11 kasus menonjol, di antaranya pembunuhan di Perumahan Griya Utama, Kecamatan Konang, Tanjung Bumi, serta kasus pemerkosaan di Kecamatan Sepulu.

Hendro mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan. Jika terjadi situasi mencurigakan, warga diminta segera melapor ke Polres Bangkalan atau Polsek terdekat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *