EJABERITA.CO | Bangkalan – Warga Desa Tlangoh Barat, Kecamatan Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan digegerkan oleh penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas pada Sabtu siang (02/05/2026). Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi membusuk dan tanpa busana di sebuah kubangan air yang berada di sekitar area pertambakan.
Penemuan mayat ini bermula dari seorang karyawan tambak ikan yang secara tidak sengaja melihat benda mencurigakan mengambang di lokasi. Saat didekati, ia terkejut mendapati tubuh manusia dalam kondisi mengenaskan. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada warga sekitar dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Tak lama berselang, petugas kepolisian tiba di lokasi dan segera memasang garis polisi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Proses evakuasi jenazah dilakukan dengan bantuan warga sebelum akhirnya dibawa ke Instalasi Forensik RSUD Syamrabu Bangkalan untuk menjalani autopsi.
Kepala Instalasi Forensik RSUD Syamrabu Bangkalan, dr. Edi Suharto, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan lanjut. Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 9 hingga 12 hari sebelum ditemukan.
“Teridentifikasi jenazah seorang perempuan dengan kondisi tubuh yang sudah membusuk,” ujarnya.
Lebih lanjut, tim medis menemukan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban. Beberapa luka memar terlihat di sisi kanan dan kiri tubuh yang diduga akibat hantaman benda tumpul. Usia korban diperkirakan di atas 40 tahun.
Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui. Minimnya barang bukti di lokasi kejadian menjadi kendala dalam proses identifikasi, di mana petugas hanya menemukan sebuah gelang karet di tangan kiri korban.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Upaya tersebut dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian serta mengidentifikasi korban.
Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian dan menjadi perhatian serius, mengingat adanya dugaan kuat unsur kekerasan dalam peristiwa tersebut.(*)
Penulis : Imamudin
Editor : Arfa

















Komentar